Gaptek

Review Web hosting Terburuk dan Paling Jelek Indonesia

Sebagai seorang pemilik website pastinya ingin situsnya dapat diakses setiap saat dengan lancar juga aman tanpa kendala. Untuk supaya suatu web dapat berjalan dengan normal selain soal pengembangan ataupun pembuatannya juga tidak lepas dari layanan host yang digunakan. Bicara soal webhosting tidak hanya mengenai server dan teknis tapi juga layanan pelanggan atau aftersalesnya. Oleh karenanya memilih layanan webhosting yang bagus adalah hukum wajib bila situs anda ingin tetap online tanpa masalah.

Adapun jasa layanan webhosting di Indonesia saat ini bisa dibilang cukup banyak. Bahkan setiap orang bisa membuat webhosting sendiri dengan mudah dengan hanya menjadi reseller dari penyedia webhosting yang lain. Jangan sampai anda menjadi korban iklan dengan iming-iming hosting murah atau gratis fasilitas ini dan itu tapi layanan loyo juga lemah membuat kesal sehingga darah naik.

Alangkah baiknya anda memilih hosting yang bagus dan terpercaya. Pengalaman juga umur suatu penyedia hosting bisa menjadi faktor pendukung dalam memilih penyedia layanan sewa server tersebut. Sesuai dengan judul, saya akan coba bahaa mengenai beberapa kriteria web hosting yang tidak bagus dan sepatutnya tidak menjadi pilihan utama.

Uptime Payah, Server sering offline

Masalah uptime adalah merupakan prioritas utama dan menjadi faktor teratas dari segala faktor dalam memilih penjual hosting. Mengonlinekan website di hosting yang sering offline adalah hal yang sia-sia karena selain sulit diakses oleh pengunjung juga membuat seo website dilihat oleh mesin pencari menjadi jelek sehingga sudah pasti posisi website yang dihost di hosting ini akan terjun bebas di halaman pencarian. Jika anda sayang dengan website anda, wajib hukumnya untuk menghindari jasa webhosting yang sering mati servernya ini.

Untuk melihat riwayat uptime server bisa dicek melalui fasilitas yang disediakan oleh jasa webhost tersebut maupun fasilitas pengecekan server dari pihak ketiga ataupun melakukan ping ke alamat ip server yang disediakan. Jangan tergiur dengan kata-kata uptime 99% atau 99,99% yang biasanya tertera di halaman depan web penyedia webhost ataupun promo iklan adsense/facebook karena siapapun juga bisa mengetik kata-kata semacam itu.

Usia dari suatu layanan hosting juga bisa dilihat sebagai salah satu indikator apakah server mereka online terus dan digunakan oleh banyak pelanggan.

Kecepatan Loading Server Lamban

Loading suatu web bisa menjadi salah satu alat untuk mengetes tingkat kesabaran pengunjung. Tentunya bila web anda berjalan di server yang lemot bin lelet bisa jadi pengunjung tidak jadi mengunjungi website anda karena sudah mengklik close sebelum website terbuka secara sempurna. Sebetulnya ada banyak faktor mengenai kecepatan website bisa dari script website yang dijalankan, ukuran konten yang dimuat, dan lain sebagainya. Terkait soal loading yang lama dari sisi server biasanya yang pertama kali dilihat yaitu masalah koneksi internet yang digunakan kemudian spesifikasi komputer server lalu banyaknya website yang dihost di server tersebut serta script apa yang dijalankan.

webhosting jelek 630x380 Review Web hosting Terburuk dan Paling Jelek Indonesia

Kita sebagai customer bisa memeriksa loading calon server yang diinginkan dengan cara yang paling mudah ya melihat kecepatan loading suatu website yang tersimpan di server tersebut. Cara ini simpel tapi tidak efektif karena setiap website memiliki penggunaan resources yang berbeda. Di sisi penyedia web hosting untuk menjaga loading server selalu berjalan dengan baik juga normal seharusnya sering dilakukan monitoring aktivitas pada server tersebut setiap saat. Hal ini sudah pasti tidak dapat dilakukan oleh penyedia jasa web hosting yang tidak profesional ataupun menjadikan bisnis hosting sebagai usaha sampingan karena sudah pasti dia tidak bisa monitoring server selama 24 jam.

Harga sangat murah, bandwidth unlimited dan storage disk space unlimited

Sering melihat promo hosting harga Rp.1000 dapat unlimited bandwidth dan disk space ? gratis domain pula. Sudah jelas harganya aneh cenderung tidak masuk akal. Biasanya digunakan oleh hosting-hosting yang namanya terdengar asing mungkin dikarenakan baru. Jika anda tetap bersikukuh memilih layanan dengan promo semacam ini maka jangan terlalu berharap banyak dengan pelayanan yang akan diterima nantinya kecuali bila anda baru belajar membuat website maka layanan ini cocok dan sesuai.

Padahal setiap peralatan elektronik memiliki batasan atau limit seperti kapasitas, kecepatan ataupun daya. Justru dengan kata-kata unlimited ini seolah pihak hosting berkilah (alias ngeles) tidak jujur berapa sebetulnya kapasitas yang dijual, misalkan kapasitas hardisk atau memori yang dipasang pada server tersebut.

Ketentuan penggunaan layanan dan garansi tidak jelas

Halaman suatu webhosting amatiran biasanya menggunakan template yang sudah ada (bisa beli atau download gratis). Kalau memang tidak ada niat untuk membuat layanan webhosting maka pengunjung nantinya akan kebingungan dengan masalah penggunaan, cara pembayaran, garansi, dan lainnya kalau halaman about us nya pun masih lorem ipsum. Selain itu ketentuan yang biasanya tertera pada terms of use adalah perjanjian secara tidak langsung antara pihak hosting dengan pengguna hosting yang seharusnya wajib ada walau terkadang tidak diindahkan karena mereka menganggap hal semacam ini hanyalah formalitas saja.

Padahal kejelasan informasi tersebut sangat penting, Bisa jadi dikarenakan ketidakjelasan tersebut pihak hosting memanfaatkan celah itu sehingga semena-mena kepada customer misalkan dengan suspend hosting yang digunakan, menghapus file tanpa izin customer, dan hal menyeramkan lainnya.

Layanan Customer Service Support Ribet dan kurang ramah

Layanan pelanggan atau biasanya disebut CS adalah merupakan hal wajib yang dimiliki webhosting bonafid juga profesional karena setiap ada terjadi kendala ataupun masalah pasti melampiaskan kepada customer service. Hindari webhosting yang tidak ada fasilitas untuk menghubungi CS dalam bentuk web chat/telpon/email/tiket karena sudah pasti webhost tersebut tidak punya niat untuk membangun relasi hubungan yang baik dengan pelanggan atau istilah kerennya disebut dengan customer oriented. Karena fasilitas tersebut menjadi jembatan antara pelanggan dan pihak hosting secara cepat efektif juga efisien. Kalau CS tidak responsif bisa jadi customer pindah ke lain hati. Responsif bukan hanya sekedar kecepatan dalam menjawab juga bisa berarti layanan pelanggan tersebut dapat dihubungi setiap saat 24 jam nonstop selalu tersedia tidak terbatas kepada hari libur/tanggal merah.

Selain ketersediaan CS. Hal kedua yang wajib dimiliki CS Webhosting adalah soal knowledge atau pengetahuan soal hosting serta segala hal yang berkaitan dengan server ataupun produk yang dijualnya. Jangan sampai CS tidak tahu apa-apa akhirnya malah membuat jawaban yang bertele-tele berputar kesana kemari ngalor ngidul tidak jelas juntrungannya. Selain itu, keramahan CS juga perlu dilihat apakah pelanggan merasa nyaman dengan servis yang diberikan. Jangan sampai ketika terjadi kendala atau masalah yang seharusnya anda marah malah justru anda yang dimarahi oleh CS.

Banyak Review Layanan negatif

Jika anda ingin mengetahui pendapat dari pelanggan yang sudah mencoba web hosting tersebut cukup mencari jejaknya di mesin pencari. Adapun kata kunci yang biasanya digunakan seperti webhosting A mengecewakan atau kecewa dengan webhosting B. Jika ditemukan banyak keluhan atau komplain ya jangan coba-coba untuk dipilih dan ikut bergabung dengan kelompok orang orang yang sudah dikecewakan tersebut.

Beberapa kriteria webhosting busuk tidak bertanggungjawab diatas bukanlah suatu patokan namun semoga bisa menjadi pertimbangan agar tidak salam dalam memilih layanan dengan mementingkan reputasi juga pelayanan terbaik.

2 Comments

  1. awie
    • Cesar

Leave a Comment