Kekuasaan politik selalu memiliki daya tarik yang besar. Seseorang yang selama bertahun-tahun berada di pusat pemerintahan akan terbiasa dengan perhatian publik, fasilitas kenegaraan, jaringan politik, serta kemampuan untuk memengaruhi arah kebijakan. Karena itu, salah satu pertanyaan yang terus muncul dalam kajian politik adalah bagaimana seorang pemimpin menghadapi masa ketika kekuasaan tersebut harus berakhir. Persoalannya menjadi semakin menarik dalam sistem demokrasi karena jabatan presiden bukanlah milik pribadi, melainkan mandat yang dibatasi oleh konstitusi. Di Indonesia, perdebatan mengenai dinamika kekuasaan Presiden Joko Widodo kembali menguat menjelang berakhirnya masa pemerintahan 2014–2024. Berbagai peristiwa politik pada 2023 dan 2024, terutama perubahan aturan mengenai syarat calon presiden dan wakil presiden, isu perpanjangan masa jabatan, serta keterlibatan anggota keluarga dalam kontestasi politik, melahirkan beragam tafsir. Sebagian pengamat melihat rangkaian terseb...
Istilah zombie selama ini lebih sering muncul dalam film horor, gim, novel, dan berbagai cerita tentang kiamat. Gambaran manusia yang telah mati kemudian bangkit kembali untuk mengejar orang hidup memang terdengar seperti fantasi. Namun, konsep zombie ternyata mempunyai akar yang jauh lebih kompleks. Dalam tradisi Haiti, istilah tersebut berkaitan dengan sosok manusia yang dipercaya kehilangan kehendak bebas dan berada di bawah kendali pihak lain. Karena itu, ketika muncul pembahasan mengenai virus zombie 2030, persoalannya sebenarnya bukan mengenai mayat hidup seperti dalam film, melainkan pertanyaan yang jauh lebih serius: apakah teknologi biologis dapat digunakan untuk mengubah kondisi kesadaran, perilaku, atau kemampuan seseorang? Kali ini membawa pembaca dari kisah Clairvius Narcisse di Haiti menuju sejarah senjata biologis, kontroversi seputar asal-usul KOPET-19, perkembangan bioteknologi, hingga kemungkinan munculnya pandemi pada masa mendatang. Namun, sejumlah bagian dalam nara...


