Indonesia sering dibayangkan sebagai sebuah bangsa yang memiliki kebudayaan asli dan berdiri sendiri sejak masa lampau. Padahal, jika perjalanan sejarah Nusantara diperhatikan lebih jauh, identitas Indonesia justru terbentuk melalui pertemuan yang panjang antara berbagai masyarakat, kebudayaan, agama, bahasa, tradisi, serta peradaban dari dalam dan luar kepulauan. Karena itu, pembahasan mengenai sejarah akulturasi budaya Indonesia sebenarnya tidak dapat dipisahkan dari pengaruh Cina, India, dunia Islam, maupun Eropa. Bahkan, gagasan mengenai kebudayaan Indonesia yang sepenuhnya murni menjadi sulit dipertahankan apabila melihat bagaimana perdagangan, migrasi, perkawinan, penyebaran agama, dan pertukaran pengetahuan berlangsung selama berabad-abad. Kalimat bahwa Indonesia adalah bangsa campuran mungkin terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Nusantara sejak dahulu berada di kawasan yang menjadi jalur pertemuan berbagai bangsa. Kepulauan yang membentang luas di antara Asia dara...
Kemiskinan, korupsi, pendidikan, koperasi desa, hingga program makan bagi anak sekolah merupakan persoalan yang sering dibahas bersamaan dengan kebijakan pemerintah. Namun, ada satu gagasan menarik yang dapat diperhatikan dari pendekatan China, yaitu menyelesaikan persoalan berdasarkan penyebabnya terlebih dahulu. Dalam pendekatan tersebut, kemiskinan tidak otomatis dianggap sebagai satu masalah yang memiliki satu jenis obat. Seseorang yang kehilangan pekerjaan tentu membutuhkan penanganan berbeda dengan seseorang yang tidak mampu mengakses pendidikan, tinggal di wilayah terpencil, mengalami keterbatasan fisik, atau hidup di lingkungan dengan kesempatan ekonomi yang sangat terbatas. Perbedaan cara berpikir tersebut menjadi penting ketika membicarakan strategi China mengurangi kemiskinan, karena persoalan kesejahteraan tidak hanya didekati melalui pemberian bantuan tunai. Ada upaya untuk mengetahui mengapa seseorang berada dalam kondisi miskin, kemudian menentukan intervensi yang diangg...