Komedi Politik di Indonesia: Satir, Demokrasi, dan Batas Etika Ruang Publik
Dalam konteks komedi politik sebagai indikator demokrasi, panggung lawak bukan sekadar hiburan. Ia adalah alat ukur rasa aman warga negara. Semakin tajam satir dan semakin banyak istilah pengalihan, semakin besar jarak psikologis antara rakyat dan penguasa. Mengapa Komedi Menjadi Cermin Negara Sebaliknya, ketika komedi dapat berbicara lugas tanpa ketakutan, kepercayaan publik terhadap negara sedang berada pada titik sehat. Kontroversi Komedian dan Kebebasan Berekspresi Peristiwa yang memicu diskusi luas tentang batas kebebasan komedi di ruang publik menandai satu hal penting: komedi bukan urusan remeh. Ia bersentuhan langsung dengan etika, politik, dan hak warga negara. Pertanyaan tentang boleh tidaknya politik dijadikan bahan candaan bukan isu tongkrongan, melainkan isu konstitusional yang menyentuh jantung demokrasi. Sejarah Komedi Yunani Kuno dan Akar Kritik Kekuasaan Dalam sejarah komedi Yunani kuno, pergelaran dibagi menjadi tragedi dan komedi. Tragedi disajikan untuk kaum ba...